RSS

Meninggalnya Shayo Tomizawa dalam GP San marino


Saya sendiri shock ketika melihat kecelakaan Shoya Tomizawa di arena San Marino o5 September lalu. Kematian rider 600cc Moto2 dari Repsol Honda itu merupakan pukulan telak bagi dunia MotoGP setelah meninggalnya Daijiro Kato pada tahun 2003 silam. Tomizawa meninggal di Rumah Sakit Riccione setelah menderita cedera di bagian tengkorak kepala, dada dan perut karena mengalami kecelakaan hebat diurutan keenam klasemen sementara race waktu itu. Rider 19 tahun itu dua kali terlindas oleh Alex de Angelis dan Scott Redding setelah sebelumnya terjatuh dari motor, dan sebagai salah satu bentuk penghormatan Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi tidak merayakan podium mereka di Misano.

Salah satu penabrak Shoya Tomizawa, Scott Redding, masih belum bisa melupakan kecelakaan maut itu. Redding dikabarkan tak ingin melanjutkan balapan musim ini.
Ayah Redding, Adrian, menegaskan anaknya belum mau bicara banyak setelah kejadian yang menimpa Tomizawa. Bahkan Adrian menegaskan Redding berpeluang tidak melanjutkan Moto2 musim ini.
"Scott sedikit merasa bersalah dan sangat sedih setelah apa yang terjadi. Scott hanya anak 17 tahun dan untuk anak muda, saya pikir kejadian ini sedikit mengguncangnya," ujar Adrian kepada BBC, Senin 6 September 2010.

"Saya tidak tahu apakah Scott akan terus membalap atau tidak. Semua orang ingin melihat dia kembali membalap, tapi itu keputusannya. Minggu malam ketika saya berbicara dengannya, dia tidak seperti Scott yang saya tahu, dia tidak pernah begitu terpukul dan diam."

"Tapi, dia bersama tim yang bagus dan orang-orang baik di sekitarnya, jadi saya berharap mereka bisa membujuknya. Dia sudah membalap hampir seumur hidupnya, jadi pikirannya cukup kuat," kilah Adrian.

Redding sendiri mengalami cedera di punggung dan membutuhkan 10 jahitan dalam kecelakaan tersebut.

Usai balapan di Misano, sejumlah rider MotoGP mengungkapkan penghormatan mereka terhadap rider asal Jepang itu. Berikut sejumlah penghormatan yang diutarakan rider MotoGP:

Jorge Lorenzo:
"Benar-benar sangat disayangkan, karena Shoya anak yang baik dan rider yang kuat. Saya sangat sedih dan ingin mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga dan teman-temannya. Ketika hal seperti ini terjadi, hal lainnya menjadi tidak penting."

Valentino Rossi:
"Saya ucapkan belasungkawa untuk Shoya karena dia rider yang kuat, tapi di atas segalanya dia sangat 'sympatico'. Dia sangat lucu, selalu senyum dan selalu mengucapkan hal-hal yang bagus kepada orang lain. Dia rider muda dengan karir luar biasa di depannya, jadi kami semua sangat sedih."

Casey Stoner:
"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Tomizawa, keluarga dan semua yang bekerja dengannya. Peristiwa ini sungguh buruk dan membuat saya tidak bisa berkata-kata. Suatu kenikmatan bisa melihat dia membalap dan sebetulnya saya menunggu dia meraih karir hebat."

Nicky Hayden:
"Saya sangat sedih, kami kehilangan dua pembalap dalam dua pekan (sebelumnya Peter Lenz meninggal di Indianapolis). Pikiran saya tertuju kepada keluarganyadan timnya, tapi seluruh paddock terpukul atas tragedi ini. Di akhir balapan, kita semua menjadi saudara. Kami sudah kehilangan anak dengan talenta luar biasa dan kepribadian luar biasa. Saya suka gayanya membalap, determinasinya dan senyum yang selalu dikeluarkannya."

Ben Spies:
"Saya ingin mengekspresikan kesedihan saya atas meninggalnya Shoya Tomizawa. Belasungkawa saya untuk keluarga dan sahabatnya. Ini kehilangan lainnya bagi olahraga kami."

Colin Edwards:
"Hasil balapan tidak jadi artinya ketika Anda mendengar kabar mengenai Tomizawa. Belasungkawa saya untuk keluarganya dan sahabat di masa-masa sulit ini."

Loris Capirossi
"Saya ingin mengutarakan belasungkawa untuk keluarga Tomizawa. Ini tragedi hebat dan sesuatu yang tidak ingin Anda dengar."

Alvaro Bautista
"Ketika kami menyelesaikan balapan, saya mendengar kabar mengenai Tomizawa dan saya turut berduka atas kejadian ini untuk semua keluarganya. Ini hari yang menyedihkan bagi semua rider. Saya yakin dia akan selalu bersama kami dan saya harap dia mendapat tempat yang lebih baik."

Randy de Puniet
"Saya tidak ingin berbicara mengenai saya dan balapan. Pekan ini berakhir dengan cara yang buruk. Pikiran saya untuk Shoya dan keluarganya."

Aleix Espargaro
"Tidak ada yang bisa dikatakan di hari kejadian seperti ini. Salah satu anggota keluarga kami telah pergi."

Mika Kallio
"Ini hari yang sangat menyedihkan, untuk semuanya."

Saya Pribadi
"Walaupun saya belum pernah melihat performnya sekalipun kecuali pada saat kejadian kemarin, saya tahu dia yang terbaik. Sangat menyedihkan ketika pertama kali melihat racingnya tetapi sekaligus menjadi terakhir kalinya. Good bye 48,, God bless you."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar